Miris! Sampah Berserakan Jalan Batu Berdaun Atas, Camat Singkep Sebut Warga Belum Disiplin dan Minta Tambahan Arm Roll – Kutipan

KUTIPAN – Tumpukan sampah yang berserakan di sepanjang Jalan Batu Berdaun bagian atas, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga menjadi sorotan.

Camat Singkep, Agustiarmenyampaikan bahwa permasalahan ini bukan disebabkan minimnya fasilitas, melainkan kurangnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya.

“Kesadaran masyarakat pada satu titik, tapi tidak pada tempatnya Arm Roll sehingga menimbulkan sampah yang berlebihan,” kata Agustiar saat ikut gotong royong diwilayah tersebut pada Rabu (15/4/2026)

Ia menjelaskan, pemerintah desa sebenarnya telah menyediakan Arm Roll sebagai tempat penampungan sampah yang secara rutin diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan masih banyak masyarakat yang membuang sampah di luar kontainer tersebut.

“Kami imbau kepada masyarakat Kecamatan Singkep, khususnya Batu Berdaun dan sekitarnya agar membuang sampah ke dalam Arm Roll, karena Arm Roll sudah disiapkan oleh pihak desa dan diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup,” ujarnya.

Agustiar mengungkapkan, di kawasan Batu Berdaun saat ini tersedia satu unit Arm Roll. Sayangnya, fasilitas tersebut belum dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.

KUTIPAN LINGGA 2026 04 16T211655.375
Camat Singkep, Agustiar | Foto: KUTIPAN/Ino

“Khusus di Batu Berdaun ini ada satu Arm Roll, tapi masyarakat belum ada kesadaran untuk membuang sampah di dalam Arm Roll itu. Mereka membuang sampah di luar Arm Roll sehingga terjadilah sampah yang berserakan ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, Arm Roll tersebut sebenarnya rutin diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup. Namun karena sampah tidak dibuang pada tempatnya, petugas menjadi kewalahan dalam menangani kondisi tersebut.

“Ini sebagai contoh tidak bagus, membuang sampah di luar Arm Roll, sehingga petugas kewalahan,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil gotong royong, jumlah sampah yang terkumpul di sepanjang jalan tersebut diperkirakan mencapai hampir tiga ton.

“Hampir tiga ton sampah yang ada di sepanjang jalan ini,” katanya.

Melihat kondisi tersebut, Agustiar berharap adanya penambahan fasilitas Arm Roll dari Dinas Lingkungan Hidup agar permasalahan sampah dapat ditangani lebih optimal.

“Kita harap ke depan nanti Dinas Lingkungan Hidup menyiapkan satu unit Arm Roll lagi. Arm Roll yang ada saat ini adalah Arm Roll desa,” ujarnya.

Ia juga secara tegas meminta agar instansi terkait segera menambah fasilitas tersebut.

“Saya minta kepada Dinas Lingkungan Hidup disediakan satu Arm Roll lagi,” tuturnya.


Laporan: Ino/Dito
Editor: Fikri

PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch