‎BAZNAS RI Bidik Majalengka Jadi Laboratorium Nasional Pemberdayaan Ekonomi Masjid – TINTAHIJAU.com

‎‎Majalengka, TINTAHIJAU.COM – Kabupaten Majalengka berpeluang menjadi daerah percontohan nasional dalam pengembangan ekonomi berbasis masjid. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menilai Majalengka memiliki ekosistem pengelolaan zakat yang siap menopang pelaksanaan program pemberdayaan mustahik melalui BAZNAS Microfinance Masjid (BMM).‎‎

Hal itu mengemuka dalam audiensi antara jajaran Pemerintah Kabupaten Majalengka dan BAZNAS RI di Kantor BAZNAS RI. Pertemuan tersebut membahas sinergi pelaksanaan program prioritas nasional BAZNAS yang diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.‎‎

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., mengatakan Majalengka dinilai layak menjadi model nasional karena telah memiliki jaringan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang menjangkau hingga tingkat Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).‎‎

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi modal penting untuk mengembangkan program BAZNAS Microfinance Masjid yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi umat melalui masjid.‎‎ “Kalau bisa Majalengka menjadi model percontohan nasional dalam pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis masjid,” ujar Sodik.‎‎

Ia menjelaskan, program tersebut akan didukung dengan penyediaan modal awal dari BAZNAS serta penguatan kelembagaan koperasi di lingkungan masjid agar mampu mengelola kegiatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

‎‎Sementara itu, Bupati Majalengka, Drs. H. Eman Suherman, menyatakan pemerintah daerah siap mendukung penuh pelaksanaan program tersebut.

Dukungan itu, kata dia, tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga penyelarasan anggaran daerah agar program dapat berjalan optimal. ‎‎”Majalengka siap menjadi daerah pionir. Kami akan menyinergikan kebijakan dan dukungan penganggaran dengan program strategis BAZNAS RI,” kata Eman.‎‎

Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menambahkan kesiapan daerah didukung oleh sistem pengelolaan zakat yang telah berkembang hingga tingkat desa dan masjid.‎‎

Menurutnya, keberadaan UPZ di dua level tersebut menjadi keunggulan Majalengka dibandingkan banyak daerah lain, sehingga memperkuat peluang daerah ini menjadi pusat percontohan pemberdayaan ekonomi berbasis masjid di Indonesia.


PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch