KUTIPAN – Wakil Bupati Lingga, Ir. H. Novrizal, S.T., M.IP. Secara resmi melepas kontingen Kabupaten Lingga untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau ke-VI Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di Gedung Daerah Dabo Singkep, Jumat (30/10/2026) sore.
Event akbar tingkat provinsi ini akan digelar di Tanjung Pinang pada 1-8 November 2026. Kontingen Lingga tahun ini dari 31 yang dipertandinhkan di Porprov ke VI. Lingga mengikuti 18 cabang olahraga (cabor) yaitu tujuh cabor menggunakan dana hibah pemerintah daerah. Sebanyak 11 cabor, berangkat secara mandiri melalui swadaya.
Tujuh cabor yang didanai pemerintah daerah meliputi Sepak Bola, Bola Voli, Pencak Silat, Atletik, Catur, Judo, dan Woodball. Sementara itu, 11 cabor yang berangkat secara swadaya adalah Savate, Ju-jitsu, Tarung Derajat, Tenis Meja, Futsal, Balap Motor, Taekwondo, Menembak, Karate, Bulu Tangkis, dan Muaythai.
Wakil Bupati Novrizal memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif mandiri para pengurus dan atlet dari 11 cabor tersebut. Ia menilai hal ini sebagai bukti ketangguhan mental dan semangat sportivitas di tengah keterbatasan anggaran daerah.
“Untuk 11 cabor ini, kami apresiasi setinggi-tingginya. Dengan tantangan dan keterbatasan di daerah ini, ternyata ada cabor yang melaksanakan secara mandiri secara swadaya,” kata Novrizal saat ditemui usai pelepasan.
Novrizal menegaskan bahwa keberadaan cabor-cabor swadaya ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah daerah ke depannya untuk mencari solusi pendanaan yang lebih baik. Namun, untuk momen saat ini, ia meminta seluruh atlet untuk fokus pada kesehatan, stamina, dan mental bertanding.
“Target untuk sekarang adalah semangat terlebih dahulu, jaga kesehatan dan stamina. Kalah dan menang itu biasa, jangan dilihat dari Emas, Perak, atau Perunggu, tapi lihat dari semangatnya. Kalau mental kuat dan semangat bertanding sudah ada, “In Syaa Allah, medali akan kita dapati,” tegasnya.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lingga, Junaidi Adjam, melaporkan bahwa total ada 238 orang yang tergabung dalam kontingen kali ini. Jumlah tersebut mencakup atlet, pelatih, official, dan pendamping teknis.
Junaidi menyatakan kesiapan penuh kontingen Lingga untuk bersaing di level provinsi. Optimisme ini dibangun berdasarkan evaluasi dan pembelajaran dari pengalaman kompetisi tahun-tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, kita mengikuti 18 cabang olahraga. Ini bukan sekadar harapan, tapi kami sudah belajar dari pengalaman masa lalu di mana kami selalu siap untuk bertanding,” ungkap Junaidi.
Junaidi juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Lingga untuk mendoakan keberangkatan kontingen. “Target utama yang dicanangkan KONI Lingga tahun ini adalah mempertahankan prestasi-prestasi yang telah diraih pada edisi-edisi Porprov sebelumnya,” tutup Junaidi.
Porprov VI Kepri 2026 diprediksi akan menjadi ajang pembuktian bagi atlet-atlet muda Lingga, terutama dari cabor-cabor non-hibah yang membawa beban ganda: berjuang meraih prestasi sekaligus membuktikan bahwa kemandirian organisasi mampu melahirkan juara.



